Mengulas Tahapan Perkembangan Bayi dari Usia 0 Hingga 12 Bulan

Bagi Anda calon ibu yang sebentar lagi akan menyambut buah hati, mempersiapkan diri dengan pengetahuan seputar merawat bayi adalah hal yang patut dilakukan sembari menunggu waktu kelahiran. Ada banyak hal yang harus dipelajari agar nantinya saat bayi sudah lahir, Anda dapat mengetahui apa yang wajar dan tidak wajar dan bagaimana harus meresponnya. Salah satu informasi yang bisa Anda pelajari adalah tahapan perkembangan bayi dari usia baru lahir atau 0 bulan hingga 1 tahun atau 12 bulan. Dengan mengetahui tahapan ini, Anda dapat mengawasi tumbuh kembang bayi dan melakukan antisipasi dini jika ada fase tumbuh kembang yang tidak berjalan seperti biasanya. Berikut ini adalah perkembangan si kecil yang perlu Anda ketahui hingga usianya 1 tahun:

  1. Usia 0 hingga 3 bulan
    Bayi baru lahir langsung dapat menggerakkan tangan dan kakinya, menggerakkan kepala serta menangis. Bayi juga sudah bisa membuka matanya meski belum bisa melihat dengan jelas. Namun seiring pertambahan usianya, bayi usia 1 minggu sudah dapat mengenali suara khususnya suara ibunya. Pada usia satu bulan, mata bayi sudah mulai dapat melihat gambaran dalam warna hitam putih. Ia dapat mengikuti dengan matanya orang disekelilingnya. Bayi juga sudah bisa menggenggam tangan dan mengangkat kepala sebentar. Di usia 3 bulan, bayi sudah bisa tertawa lebih jelas dan mengangkat kepala cukup lama.
  2. Usia 4 hingga 6 bulan.
    Di usia ini si kecil sudah dapat Anda gendong dengan posisi berdiri untuk melatih kekuatan kakinya. Ia juga sudah bisa berguling untuk bermain sambil tengkurap. Ia juga sudah mulai berceloteh tidak jelas dan menirukan suara-suara yang familiar. Saat usia 6 bulan, si kecil bisa Anda ajari untuk berkata-kata lebih jelas seperti memanggil mama atau papa. Anda juga harus mulai menyiapkan informasi mengenai MPASI karena di usia 6 bulan si kecil sudah mulai bisa dikenalkan dengan makanan semi padat.
  3. Usia 7 hingga 9 bulan.
    Di usia ini bayi semakin aktif karena ia sudah bisa merangkak menggunakan perutnya. Ia juga sudah bisa bermain sendiri dengan memegang mainan dan mengopernya ke tangan kanan atau kiri. Kemampuan bicaranya berkembang pesat dengan meniru kata-kata yang sering ia dengar meski belum jelas. Di usia ini juga ia sudah bisa merangkak dengan kaki sehingga lebih aktif dan membutuhkan pendampingan dari orang tua saat bermain. Bayi juga mulai suka bermain dengan menjatuhkan benda-benda di sekitarnya.
  4. Usia 10 hingga 12 bulan.
    Bayi di usia 10 bulan akan belajar berdiri dan melangkah dengan berpegangan ke furniture atau badan Anda. Ia juga lebih pandai berceloteh bahkan sudah bisa memanggil Anda dengan lebih jelas. Di usia 11 bulan, si kecil sudah mengetahui perintah-perintah kecil seperti ketika Anda memintanya untuk mengambil mainan, menghampiri, menoleh dan lainnya. Di usia 12 bulan, si kecil memiliki pijakan kaki yang sudah kuat sehingga langkahnya semakin cepat. Ia juga bisa menggerakkan tubuhnya untuk berjoget atau mengikuti gerakan senam Anda.

Dengan pengetahuan mengenai tahapan perkembangan bayi di atas, diharapkan bisa menjadi indikator bagi Anda ibu baru yang ingin memastikan si kecil tumbuh dan berkembang dengan optimal. Untuk membantu perkembangannya, jangan lupa memberikan ASI eksklusif hingga bayi berusia 6 bulan dan melanjutkannya dengan MPASI menggunakan makanan bergizi lengkap dan seimbang.

Send a Comment

Your email address will not be published.