Apa perbedaan antara MLM dan permainan uang ofensif?

Gambar terkait

Nadhlatul Ulama (NU) merekomendasikan permainan uang menggunakan sistem pemasaran multilevel ilegal (MLM). Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) berbicara tentang topik ini.

Menurut saran komisioner APLI, Djoko Komara pada dasarnya memiliki kesamaan mendasar antara MLM dan permainan mata uang, yaitu perdagangan dengan sistem anggota. Hanya saja perbedaannya adalah bagaimana bonus itu didapat.

Bonus MLM dapat diperoleh berdasarkan penjualan produk, sementara permainan tunai didasarkan pada merekrut anggota baru.

“Perbedaan antara MLM dan game kas: Ketika MLM fokus pada produk akhir, intinya adalah menjual barang ketika game uang menjual anggota,” katanya kepada detikFinance, Sabtu (3/3/2014).

Selain itu, ia mencatat bahwa sistem penjualan anggota melanggar aturan. Dia menjelaskan bahwa keuntungan dapat diperoleh ketika anggota dapat menjual produk.

“MLM tidak membenarkan adanya bonus saat merekrut, jadi jika dipekerjakan, bonus bisa salah, kecuali menjual produk baru bisa menjadi bonus,” katanya.

Sementara itu, Anda harus mengajukan delapan pertanyaan kepada perusahaan untuk mengetahui perbedaan antara MLM dan anggota potensial dari permainan uang. Pertama, perusahaan memiliki legalitas yang valid, ada produk di mana penekanannya adalah pada penjualan produk daripada positioning.

Karena itu komisi dibayarkan berdasarkan penjualan produk dan bukan uang yang terdaftar. Jika peserta masih dapat menghasilkan uang, jika tidak ada asumsi, ada kebijakan pengembalian produk yang rasional.

Lagi pula, produk memiliki nilai pasar yang adil dan ada alasan menarik untuk membeli produk.

Send a Comment

Your email address will not be published.